PENGARUH PERCEIVED USEFULNESS DAN PERCEIVED ENJOYMENT TERHADAP IMPULSIVE BUYING DENGAN SOCIAL MEDIA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA MYKONOS DI PLATFORM TIKTOK
Keywords:
Perceived Usefulness, Perceived Enjoyment, Social Media, Impulsive Buying, TikTok, MykonosAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived usefulness dan perceived enjoyment terhadap impulsive buying dengan social media sebagai variabel mediasi pada konsumen Mykonos di platform TikTok. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah konsumen parfum Mykonos yang pernah melakukan pembelian dan pernah melihat atau mengikuti media sosial Mykonos. Sampel ditentukan dengan teknik nonprobability sampling melalui purposive sampling dan berjumlah 105 responden. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived usefulness berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying, perceived enjoyment berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying, perceived usefulness berpengaruh positif dan signifikan terhadap social media, perceived enjoyment berpengaruh positif dan signifikan terhadap social media, serta social media berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying. Selain itu, social media terbukti memediasi pengaruh perceived usefulness terhadap impulsive buying dan memediasi pengaruh perceived enjoyment terhadap impulsive buying. Temuan ini menunjukkan bahwa manfaat dan kesenangan yang dirasakan konsumen ketika menggunakan TikTok dapat memperkuat aktivitas konsumen pada media sosial dan pada akhirnya meningkatkan kecenderungan pembelian impulsif.






