PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN QRIS, LITERASI KEUANGAN DIGITAL, DAN PERSEPSI MANFAAT TERHADAP VOLUME PENJUALAN UMKM MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH RIAU
Keywords:
Intensitas Penggunaan QRIS, Literasi Keuangan Digital, Persepsi Manfaat, Volume Penjualan, UMKM MahasiswaAbstract
UMKM mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau semakin banyak mengadopsi teknologi digital sebagai metode pembayaran, namun peningkatan volume penjualan masih beragam. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intensitas penggunaan QRIS, literasi keuangan digital, dan persepsi manfaat terhadap volume penjualan UMKM mahasiswa UMRI secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan populasi seluruh mahasiswa UMRI pelaku UMKM. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh dengan 60 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan intensitas penggunaan QRIS (thitung 5,025 sig. 0,000), literasi keuangan digital (thitung 2,288 sig. 0,026), dan persepsi manfaat (thitung 3,058 sig. 0,003) berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap volume penjualan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap volume penjualan (Fhitung 146,958 > Ftabel 2,77 sig. 0,000) dengan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,887, yang berarti 88,7%. Temuan ini menegaskan seluruh variabel indenpenden merupakan strategi penting bagi pelaku UMKM mahasiswa untuk mendorong pertumbuhan volume penjualan usahanya.






